PLN Berlakukan Baca Meter Mandiri


Bandarlampung, Wartapalapa.com
Sehubungan dengan pencegahan penyebaran Pandemi Covid-19, PLN memberlakukan Baca Meter Mandiri kepada seluruh Pelanggan Pascabayar. Adapun, Baca Meter Mandiri adalah pencatatan dan pengiriman angka kWh Meter yang dilakukan sendiri oleh Pelanggan Pascabayar melalui media yang telah ditentukan oleh PLN antara lain Aplikasi Whatsapp sesuai dengan hari baca yang telah ditetapkan.


Pembacaan meter mandiri ini dibutuhkan untuk mendapatkan angka sesuai kondisi faktual di lapangan yang selanjutnya akan digunakan sebagai dasar perhitungan tagihan rekening listrik pelanggan. Kegiatan ini disarankan kepada seluruh Pelanggan Pascabayar kecuali pelanggan dengan layanan AMR (Automatic Meter Reading), yaitu layanan pembacaan stand meter otomatis jarak jauh secara online dan realtime.

“Baca Meter Mandiri dapat dilakukan pelanggan mulai pemakaian bulan April 2020 sesuai dengan hari baca yang telah ditentukan PLN dan Pada Bulan ini dapat dimulai tanggal 23 April sampai dengan 30 April 2020”, ucap Eki Putra selaku Manager Mekanisme Niaga dan Revas, Kamis 23/4/2020.


Pelanggan dapat menghubungi PLN melalui Whatsapp Messenger PLN 123 melalui nomor 08122-123-123. Ketik “Halo”, Ketik 2 untuk melakukan Baca Meter Mandiri, Baca informasi yang muncul, masukkan ID Pelanggan, jika ID Pelanggan dan hari baca sudah sesuai silahkan ketik angka stand kWh meter, ambil dan kirimkan foto kWh meter (angka stand harus terlihat jelas), selesai, PLN akan melakukan verifikasi data yang telah pelanggan kirimkan.

Apabila pelanggan tidak dapat melakukan atau menyampaikan hasil Baca Meter Mandiri, maka pemakaian listrik akan diperhitungkan melalui pemakaian rata-rata 3 (tiga) bulan sebelumnya.

Selanjutnya, Untuk kemudahan informasi dan layanan silakan menghubungi Contact Center di telepon (0721) 123, website www.pln.co.id, email pln123@pln.co.id, Facebook PLN 123, dan Twitter @PLN_123. Informasi jadwal pengurangan beban dapat dilihat di Facebook PLN Distribusi Lampung dalam info pemeliharaan. (Rls/Red)


Posting Komentar

0 Komentar