Ike Edwin- Zam Zanariah, Pasangan Balonkada Paling Populer di Media Sosial (Medsos)


Bandarlampung, Wartapalapa.com
Pasangan Bakal Calon Kepala Daerah ( Balonkada), Kota Bandarlampung, Ike Edwin- Zam Zanariah, pasangan paling populer di media sosial (Medsos). Pasangan yang menamakan Bintang Berprestasi ini paling sering meramaikan jagad media sosial.

Kali ini, Kandidat tersebut, kembali kebanjiran dukungan sejumlah tokoh dari berbagai wilayah Pilkada serentak yang dijadwalkan digelar bulan Desember mendatang.

Namun, banyaknya dukungan dari para tokoh tersebut tak membuatnya jumawa. Namun menambah semangatnya dalam bersosialisasi menuju hajatan paling bergengsi di Kota Bandarlampung tahun ini. “Ahamdulillah banyak yang dukung. Tiap hari banyak,”ujar Dang Gusti Ike Edwin panggilan calon Walikota Bandarlampung ini, Kamis (07/05/2020).

Ike Edwin juga mengatakan, dukungan tokoh itu menjadi semangat dirinya untuk terus berjuang bersama masyarakat.”Ahamdulillah banyak yang dukung. Tiap hari banyak,” ungkapnya.

Terpisah, pernyataan dukungan yang disampaikan kemeja redaksi Media Pena Berlian oleh sejumlah tokoh adat dan masyarakat Ike Edwin sudah membuktikan kinerjanya saat menjabat Kapolda Lampung.

Mereka merasakan sepanjang sejarah pertama kali seorang Kapolda Lampung, yang  dulu sering menyambangi mereka untuk berdialog, memberikan kuliah umum, mendengarkan keluhan masyarakat langsung, makan nasi bungkus bersama dengan siapa pun tanpa memandang jabatan dan status sosial.

Mereka juga merasakan selama beliau menjabat sebagai Kapolda, begitu banyak program-program unggulan yang dirasakan sekali oleh masyarakat, ini terbukti dengan beberapa program kerja beliau yang bukan hanya mendapat apresiasi dari kalangan masyarakat saja tapi juga mendapat Rekor MURI, juga tercermin dari meningkat Polda Lampung dari Polda tipe B menjadi Polda tipe A.

“Kemampuan Intlektualitas, kecerdasan dan Passion beliau memang tidak diragukan lagi jika kita menyimak rekam jejak karir beliau sejauh ini, Mantan Kapolsek terbaik se-Indonesia pernah di sandangnya kala masih Perwira Pertama, Mantan KSPN Lido ini dipromosikan menjabat Kapolres JakPus tentu karena dipandang berprestasi. Sebagai Kapolres JakPus beliau sukses menjaga keamanan dan kondusifitas di JakPus yang begitu banyak obyek vital dan lembaga-lembaga Negara diwilayah tersebut yg menjadi tanggung jawabnya, juga bersaman dengan pelaksanaan Pilpres 2009 (Beliau mendapat apresiasi langsung dari Presiden SBY kala itu), oleh karenanya beliau mendapat promosi untuk menjabat Kapolwiltabes Surabaya,”tegas Supardi Samsudin Tokoh Masyarakat, Kaliawi, Bandarlampung, Jum’at (8/5/2020).

Supardi Syamsudin menjelaskan, sebagai Kapolwiltabes pun karena kinerjanya sangat memuaskan, oleh Kapolri kala itu beliau mendapat promosi sebagai Dirtipikor Bareskrim Polri dengan Bintang Satu dipundaknya. Namun karena dinilai terlalu tegas menjalankan program kerjanya dalam pemberantasan Korupsi akhirnya beliau dimutasi. Sejak saat itu saya melihat karir nya agak melambat.

“Bagi Perwira Tinggi Polri lulusan AKPOL yang mempunyai banyak Prestasi – kalau kata orang Lampung ‘Telambun/Mak Keitung’ seperti Juara satu atau minimal tiga besar dalam pendidikan-pendidikan di internal Polri seperti Sespim, Sespati dan lainnya, dan di Perwira Pertama dan Menengahnya pernah menjabat jabatan ‘Super High (banyak diperebutkan oleh Perwira berpangkat Kombes) seperti Kapolres JakPus dan Kapolwiltabes Surabaya, jabatan Kapolda Lampung bukan lah sesuatu yang di idam-idamkan bagi Pati-pati sekelas beliau,”tegas Supardi.

Namun Kata Supardi, lain hal dengan Dang Ike yang tidak pernah mengemis-ngemis Jabatan, kala ditunjuk menjabat Kapolda Lampung beliau dengan rasa syukur yang mendalam, dengan segenap kemampuan yang ia miliki sebagai Putra Daerah, beliau bekerja siang malam bahkan dihari libur sekali pun. Hal ini karena begitu besar cinta dan rasa tanggung jawabnya pada Lampung tercinta, tanggung jawab atas tugas negara dan kepada Allah SWT.

“Umumnya suatu Jabatan yg dipegang oleh seorang anggota Polri yg berprestasi akan dijabat antara 2-3 Tahun atau lebih singkat jika mendapat Promosi jabat.

Sumber Berita : Media Pena Berlian

Posting Komentar

0 Komentar