OJK Keluarkan POJK no.11/03/2020 Untuk Berikan Stimulus Bagi Debitur Yang Terdampak Covid-19


Bandarlampung, Wartapalapa.com
Di tengah pandemi Covid-19, Otoritas Jasa Keuangan ( OJK ) yang merupakan Badan Pengawas bagi lembaga keuangan di Indonesia mengeluarkan peraturan bagi lembaga keuangan, baik bank maupun non bank demi tetap berlangsungnya kegiatan Perekonomian di sektor keuangan.

Peraturan yang di keluarkan oleh OJK, yaitu POJK no.11/PJOK 03/2020 tentang Stimulus perekonomian Nasional Sebagai kebijakan Countercyclical dampak penyebaran Coronavirus Disease 2019, di sampaikan oleh Indra Krisna selaku Kepala OJK Lampung dalam Virtual Ghatering bersama awak media, Selasa sore ( 19/05/2020 ).

Indra Krisna mengatakan " dengan di keluarkan nya POJK no.11 tersebut yang bertujuan memberikan keringanan bagi para nasabah untuk melakukan Restrukturisasi bagi yang terdampak covid-19", ada 6 cara dalam Restrukturisasi yang dapat di lakukan :
1. Penurunan Suku Bunga
2. Perpanjangan Jangka Waktu
3. Pengurangan Tunggakan Pokok
4. Pengurangan Tunggakan Bunga
5. Penambahan Fasilitas Kredit/Pembiayaan
6. Konversi Kredit/pembiayaan menjadi pernyetaan modal Sementara.

Untuk kinerja sektor Perbankan Lampung dalam masa pandemi covid-19, kredit perbankan pada periode Februari 2020 - Maret 2020 terlihat masih mengalami Pertumbuhan positif meskipun sangat rendah, sementara dana pihakKetiga baik Bank Umum maupun BPR Mulai menunjukkan penurunan Dalam jumlah yang cukup tinggi, ungkap Indra.

Masih menurut indra, dalam masa pandemi Ini, kegiatan di sektor perbankan dapat berpotensi peningkatan  non performing loan ( NPL ) / Financing, selain itu juga permasalahan likuiditas dan tekanan permodalan Pada perbankan sudah mulai terlihat pada perbankan di Lampung, dimana pada periode Februari 2020 - Maret 2020 terlihat rasio NPL BU dan BPR mulai mengalami Peningkatan, meskipun masih di bawah 5% Dan begitu juga rasio LDR yang Meningkat relatif tinggi sampai 158,79%.

Indra berharap Covid-19 ini segera berakhir, agar kegiatan perekonomian khususnya di bidang perbankan dapat berjalan dengan normal kembali dan dapat memulihkan perekonomian indonesia. 
( Marli )

Posting Komentar

0 Komentar