Pembangunan Ruang Perpustakaan SDN1 Penumangan Baru diduga Bermasalah

Wartapalapa.com, Tulangbawang Barat

Pembangunan ruang Perpustakaan dan Rehap empat ruang kelas di Sekolah Dasar Negri (SDN-1) Penumangan Baru, Kecamatan Tulangbawang Tengah Kabupaten Tulangbawang Barat (Tubaba) yang bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK) tahun 2020  dengan nilai sekitar 567 juta rupiah di duga bermasalah hingga disnyalir merugikan uang negara.

Pasalnya, pada pembangunan ruang perpustakaan dan Rehap empat ruang kelas yang menelan dana ratusan juta rupiah tersebut sebagian menggunakan matrial  bekas pakai dan dibagian atap diduga tetap menggunakan kayu bekas pada bangunan lama.

HJ.Kurniawati, kepala SDN-1 Penumangan Baru saat di jumpai di lokasi pembangunan menyangkal adanya dugaan penggunaan matrial bekas pada pembangunan gedung  perpustakaan dan penggunaan kayu bekas pada rehap empat ruang kelas.

"Itu saya beli baru semua tidak ada yang bekas, jadi jangan sembarangan kalau ngomong. Saya sudah bekerja keras mati-matian agar pembanguan sekolah ini mendapatkan hasil yang bagus, dan untuk atapnya kita gunakan rangka baja semua."kilahnya saat dijumpai di SDN-1 Penumangan Baru. Senin (24/08/2020)

Setelah Hj.Kurniawati mengatakan bahwa dirinya kerja keras  pada saat proses pembangunan di SDN-1 Penumangan Baru tersebut lalu di singgung mengenai fungsi Panitia Pembangunan Sekolah (P2S) dalam pelaksanaan pembangunan di SDN-1 Penumangan Baru, Hj.Kurniawati enggan memberikan komentar dan tidak bisa menyebutkan siapa saja P2S tersebut hingga muncul dugaan tidak di libatkannya P2S dalam proses pembangunan di SDN-1 Penumangan Baru

"Kalau ketuanya pak Aris Sutopo, dan saya ini lah yang bertanggung jawab dalam pembangunan SDN 1 Penumangan Baru ini, jadi tidak usah lah menanyakan yang kesannya mencari-cari karena saya ini orangnya mudah tersinggung,"cetusnya(Sul)

Posting Komentar

0 Komentar