Satgas Covid19 Laksanakan Penegakan Disiplin Protokol Kesehatan di Pasar Tugu

Wartapalapa.com, Bandarlampung

Masih maraknya penyebaran virus Corona (Covid-19) saat ini dan pada massa Adaptasi Kehidupan Baru, Kodim 0410/KBL bersama Satgas terpadu percepatan penanganan Covid-19 Kota Bandarlampung melaksanakan penegakan disiplin protokol kesehatan di Pasar Tugu Kelurahan Tanjung Agung Kecamatan Tanjungkarang Timur Kota Bandarlampung, Kamis (20/08/2020).

Serda Agus Mansyah mengatakan "Walaupun dihari Libur Nasional karena bertepatan dengan Tahun Baru Hijriyah, Para petugas gabungan penanganan Covid-19 tetap melaksanakan penegakan disiplin protokol kesehatan di Pasar Tugu dengan melakukan pemeriksaan kepada setiap orang yang akan memasuki Pasar Tugu dengan mencuci tangan, pengecekan suhu tubuh dan wajib menggunakan masker serta tetap menjaga jarak dengan orang lain dan untuk para pedagang agar selalu menjaga kebersihan di areal kios atau tempat berdagangnya masing-masing".

Hal senada diungkapkan oleh Babinsa Koramil 410-04/TKT Kodim 0410/KBL Serda Padli mengatakan "para petugas gabungan menjalankan penegakan protokol kesehatan di Pasar Tugu merupakan upaya untuk memutus mata rantai penyebaran virus Corona (Covid19) di pusat perbelanjaan tradisional".

Pada saat menjalankan pemeriksaan penegakan protokol kesehatan jika di temukan orang dengan gejala demam atau batuk batuk maka dilaksanakan Protokol penanganan Covid19 oleh tim gabungan, selanjutnya dibawa ke Puskesmas atau Rumah Sakit terdekat, ujar Serda Padli.

Sandi warga perum Kebun Jeruk yang mendapat hukuman Push Up oleh petugas mengungkapkan "saya menyesal tidak menjalankan Protokol kesehatan yang ditetapkan oleh pemerintah Kota Bandar Lampung dan akhirnya saya mendapatkan Sanki yaitu Push Up, akan tetapi saya mengucapkan terimakasih kepada Bapak bapak petugas penanganan Covid-19 yang telah menegur saya karena kalau tidak diingatkan akan berdampak bukan hanya pada diri saya sendiri tetapi bagi orang lain yang ada di sekitar saya apabila terjadi penularan virus Corona yang sangat berbahaya itu". (Marli)

Posting Komentar

0 Komentar