Setor 20 Juta Dari Dana Desa, Aparatur Tiyuh di Tubaba Ungkap Tidak Ada Efek Manfaat

  


Wartapalapa.com, Tulangbawang Barat

Mencuatnya persoalan Dana Desa Rp20 juta yang disetorkan oleh Tiyuh untuk Kegiatan Pelatihan Peningkatan Kapasitas Aparatur Desa yang digagas oleh Bagian Administrasi Wilayah atau Adwil Setdakab Tulang Bawang Barat (Tubaba) tahun 2019 kemarin itu membuat aparatur tiyuh buka suara jika kegiatan itu tidak ada efek manfaat atau mubasir.

Sarno Kepalo Tiyuh Mercu Buana Kecamatan Way Kenanga mengungkapkan, Pelatihan peningkatan kapasitas aparatur Tiyuh itu dilaksanakan di dua tempat yaitu di hotel Horison sama hotel Novotel." Untuk kegiatan tersebut dananya Rp.10 juta sekali, jadi dua kali kegiatannya sebesar Rp.20 juta, dananya kita setor lewat transfer dan setor langsung, setelah pelaksanaan kita dikasih sertifikat bahwa aparatur Tiyuhnya sudah mengikuti kegiatan itu,"kata dia kepada wartawan, Minggu (18/10/2020).

Suyadi Kepalo Tiyuh Toto Mulyo, Kecamatan Gunung Terang juga mengungkapkan hal yang sama. Ia menerangkan, untuk kegiatan Simpades dan Seskeudes dilaksanakan di tempat yang berbeda yaitu di Hotel horison sama hotel Novotel menggunakan dana masing-masing Rp,10 juta per Kegiatan, dan untuk kesepakatan penunjukan phak ketiga di kegiatan itu saya juga kurang paham. Sertifikat yang diberikan sebagai bukti aparatur tiyuh sudah mengikuti kegiatan,"ujarnya.

Kemudian, Sekretaris Tiyuh Pagar Dewa Ali Ropa'i menjelaskan, di tahun 2019 yang lewat kita pernah mengikuti kegiatan Simpades di Hotel Novotel dan Seskudes di Hotel Horison Bandar Lampung, dalam kegiatannya kita mengeluarkan dana sebesar Rp.20 juta." Untuk penunjukan pihak ketiga kita juga enggak tau karena kita cuma ngeRAB saja untuk pelatihan itu, penyetorannya lewat transfer dan setor langsung, masalah sertifikat di kasih bahwa sudah mengikuti kegiatan tersebut,"tuturnya.

Hal yang sama di ungkapkan Bendahara Tiyuh Agung Jaya, Narto. Ia menerangkan bahwa, dana untuk kegiatan Simpades dan Seskudes sebesar Rp.20 juta." Seletah mengikuti itu kami pulang dan untuk dana melalui transfer, dalam kegiatan itu penunjukan orang ketiga kita kurang paham soalnya di kasih tau bahwa hari ini waktu pelaksanaan dan dana langsung saja transfer ke nomor rekening ini ya sudah gitu saja,sertifikatnya di kasih bahwa sudah mengikuti pelatihan itu sertifikatnya ada tapi di geletak-geletak saja,"pungkasnya.(sul)

Posting Komentar

0 Komentar