Tak Jalani Program Walikota, Puskesmas Kota Karang Tarik Biaya Melahirkan Pasien Kurang Mampu

  


Wartapalapa.com, Bandarlampung 

Puskesmas Kota Karang Bandarlampung melakukan penarikan uang sebesar 600 Ribu kepada seorang pasien yang sedang melahirkan dan kurang mampu, Selasa (3/11/2020).

Petugas puskesmas tersebut mengatakan bahwa kartu KIS yang diberikan pasien kepada petugas Puskesmas tidak berlaku lagi, dan pasienpun mengajukan pengobatan gratis dengan program yang telah di galakan oleh Walikota Bandarlampung dengan menunjukkan KTP dan KK, namun petugas Puskesmas tersebut tetap saja meminta bayaran uang sebesar 600 Ribu.

Warga gudang agen Teluk Betung Selatan keluhkan pelayanan Puskesmas Rawat Inap Kota Karang Bandarlampung terkait proses adminitrasi yang harus dibayarakan sebesar enam ratrus ribu,(04/11/2020)

Nurjanah warga gudang agen Telukbetung Selatan tidak bisa pulang pasca melahirkan dipuskesmas Rawat Inap kota karang  Bandarlampung lantaran harus menyelesaikan adminitrasi sebesar enam Ratus Ribu rupiah.

Walikota Bandarlampung melalui Program Berobat Gratis telah menyatakan Berobat gratis bagi seluruh warga kota Bandarlampung sesuai yang telah tercantum dalam nota kesepahaman Pemkot Bandar Lampung dan 13 rumah sakit di dalam kota sedangkan untuk biaya Pemkot sudah menyediakan anggaran dalam APBD sebesar Rp 60 miliar tahun 2020.

Sesuai dengan himbauan Walikota Bandarlampung, bagi warga yang berobat di Rumah Sakit dan Puskesmas tetap mematuhi peraturan yang telah ditetapkan pihak rumah sakit/Puskesmas dan juga Pemkot dengan membawa KTP dan KK dengan ketentuan diantaranya bagi pasien yang rawat inap dibatasi hanya lima hari di kelas III semua rumah sakit. 

Berdasarkan video yang beredar pihak keluarga menyayangkan pelayanan puskesmas kota karang dalam hal tersebut salah satu keluarga pasien mengatakan terkait adanya adminitrasi sebesar enam ratus ribu pemerintah sudah memberi faskes gratis terhadap warga kurang mampu.

Lebih lanjut pihak keluarga juga mengatakan dalam video tersebut dengan pegawai puskesmas, Karena bayi sudah dua hari dan ingin dibawa pihak keluarga pulang untuk dirawat saya sebagai paman ingin ini selesai dan saya bayar sejumlah 600 ribu.

"Syarat KTP dan KK yang katanya berobat gratis selama ini berarti bohong" Tegasnya. (Mrl)

Posting Komentar

0 Komentar